Saturday, April 2, 2011

FF - Love Game Or Love Me? [Oneshoot]



Author : Chae Yoon
Cast : KyuMin couple^^ [Kyuhyun-Minyoung]

“Yeoboseyo” jawabku setelah menekan tombol hijau pada ponsel touchscreenku.
“Min Young-ah , aku sudah sampai. Aku tunggu di depan ya” balas si penelepon.
“Ah , ne” Aku menutup sambungan teleponnya lalu menaruh ponselku di tas. Kemudian aku berjalan ke arah cermin dan melihat pantulan diriku sebentar. Entah kenapa rasanya senang sekali di ajak Kyuhyun berkencan walaupun kami sangat sering keluar bersama. Sebuah senyuman muncul di bibirku.
Hari ini aku akan berkencan bersama Kyuhyun. Kemana saja aku mau asal bersamanya. Haha~ Kali ini dia mengajakku jalan jalan menikmati pemandangan kota Seoul malam hari yang dipenuhi dengan lampu di setiap sudut jalan. Pasti sangat menyenangkan :D
Kami mulai berjalan di pinggir kota. Kami melewati setiap toko dan melihat sebentar ke toko yang menarik penglihatan kami. Aku dan Kyuhyun juga membeli gantungan ponsel couple berbentuk mickey mouse dan minnie mouse (?) 
“Min Young-ah , ayo kita berfoto” Kyuhyun menarikku ke sebuah studio foto.
“Aish! Kita kan sudah sering di foto , Kyu” ujarku malas.
“Tapi kali ini rambutku sedang bagus” cih! Percaya dirinya terlalu tinggi.
“Kau ini namjja tapi centil sekali sih Kyu” Sebuah jitakan mendarat di kepalaku. Appo L
“Sudahlah cepat masuk” Aku hanya mengikuti Kyuhyun masuk ke dalam. Kukira dia akan mengajakku foto di dalam studio , ternyata hanya berfoto di photobox? Sangat tidak modal -.-
“Kyu , mukamu itu jelek sekali” Aku sedang melihat lihat hasil foto kami barusan. Kuakui Kyuhyun memang tampan. tapi kalau aku memujinya , aku yakin dia akan merasa bangga. Dan kalau Kyuhyun sudah bangga , pasti akan berlebihan.
“Mana lihat? Kau bilang ini jelek? Hey kau tidak sedang sakit mata kan?” Kali ini aku yang menjitaknya. Sangat menyebalkan.
 Setelah kami keluar dari tempat itu , mataku tidak sengaja menangkap sebuah toko kaset games. Kyuhyun tidak boleh melihatnya. Kalau dia masuk lalu melihat lihat , aku akan dianggap angin lalu olehnya. Aku memutar balik tubuh Kyuhyun.
“Kyu , kita ke sana saja. Aku sudah sering lewat jalan itu. Jadi sudah bosan” Aku masih terus mendorong tubuhnya dengan kedua tanganku.
“Tapi kan kau belum ke sana bersamaku. Lagipula aku ingin mencoba ke sana. Aku belum pernah lewat jalan itu” Kyuhyun terus saja mendorong tubuhnya ke arah sana. Karena tenaganya lebih besar dariku , tentu saja aku kalah dan akhirnya dia menarik tanganku berjalan ke arah sana.
“Wow! Kaset games. Min Young-ah , kalau kau sering lewat jalan ini kenapa tidak bilang padaku kalau di sini ada toko kaset games yang lumayan besar. Wah sepertinya di sini gamesnya lengkap. Khajja , aku tidak sabar untuk melihat lihat ke dalam” Kyuhyun menarikku masuk ke toko itu. Apakah aku akan mati kebosanan menunggunya memilih milih kaset? Aigoo~ -.-
“Min Young-ah , lihat ini. Sepertinya seru” Aku hanya melihat sebentar lalu mengangguk malas. Menurutmu seru , tapi menurutku tidak sama sekali Kyu. Lebih seru kalau kau memperhatikanku.
“Wah ini juga. Andai saja seluruh kaset games di sini bisa kubeli” Kalau kau membeli semuanya aku yakin kau akan lebih mementingkan game-mu itu daripada aku , Kyu. Woaaah sangat membosankan. Rasanya pusing di tempat ini. Berjalan ke kanan , kaset game , ke kiri , juga kaset game. Apa tidak ada yang lebih menarik daripada kaset game? Kenapa Kyuhyun bisa tertarik dengan benda kecil yang hanya berbentuk kotak itu sih? Wah sudah setengah jam aku mengikutinya melihat lihat ke sana kemari. Ini jadi seperti bukan berkencan. Ini malah seperti mengantar nae dongsaeng ke toko kaset. Dia memang pantas dipanggil GameKYU.
“Kyu” panggilku manja.
“Ne?” Kyuhyun masih tidak mengalihkan pandangan dan masih memilih milih kaset game. Apakah dia tidak bosan hah?
“Kau mau beli berapa kaset sih? Apa mau dibeli semua?” Aku berusaha sabar padahal aku sangat ingin menyeretnya keluar dari tempat ini dan melanjutkan kencan kami.
Kyuhyun hanya melihat kaset yang ia pegang di tangan kanan , dan melihat yang ditangan kiri.
“Min Young-ah , menurutmu mana yang lebih menarik?” Aish! Kesabaranku sudah habis sekarang. bahkan pertanyaanku tidak dianggap. Kepalaku rasanya sudah berat menahan semua kekesalanku.
“Kau lebih mementingkanku atau game-mu itu sih? Sebaiknya kau beli saja semua kaset itu lalu berkencan dengan semua kaset game itu” Sepertinya teriakanku itu membuat semua orang di toko itu melihat kami. Tapi aku tidak peduli. Karena aku memang benar benar kesal.
“Sudahlah Kyu. Aku ingin pulang” Aku memutar tubuhku bermaksud untuk pergi. Tapi tangannya sudah lebih dulu menahan langkahku.
“Min Young-ah , mianhae” Aku menepis tangannya lalu pergi ke luar dan mempercepat langkahku. Entah apapun tanggapan orang lain , aku tidak peduli. Kenapa air mataku jadi menetes? Dan kenapa aku jadi meragukan perasaan Kyuhyun padaku. Dia lebih mementingkan game-nya daripada aku? Kurasakan sebuah tangan menarikku dan memutar tubuhku dan aku pun jatuh kedalam pelukannya. Wangi parfumnya sangat familiar. Aku tau orang ini adalah Kyuhyun. Dia memelukku erat.
“Min Young-ah , mianhae. Jeongmal mianhae. Aku janji akan mementingkanmu daripada game” Entah kenapa aku selalu ingin tersenyum jika mendengar suaranya. Suaranya bisa menggetarkan hatiku #apadeh.
“Yakso?” Kyuhyun mengangguk. Aku melepas pelukannya lalu mencium pipi Kyuhyun. Seketika senyumnya mengembang. Ah wajahku panas. Aku memalingkan mukaku pura pura tidak ada sesuatu yang terjadi. Tapi sedetik kemudian kurasa ada yang mendarat di pipiku. Ternyata Kyuhyun membalas ciumanku.
“Saranghae” ucapnya pelan tapi terdengar jelas di telingaku.
“Naddo” balasku sambil tersenyum.
Akhirnya aku dan Kyuhyun melanjutkan kencan kami yang hanya tinggal 1 jam ini. Kami berjalan di pinggir kota Seoul sambil berpegangan tangan. Ya seperti layaknya sepasang kekasih. Akhirnya kami memutuskan untuk mengunjungi jembatan Banpo. Mataku tidak lepas dari pemandangan indah di depanku ini. Apalagi kalau sudah malam , lampunya akan menyala menjadikan air mancurnya seperti menyala. Hwuaaa~ sangat indah. Aku ingin membawanya pulang (?)
“Kyu , tempatnya sangat romantis. Apalagi kalau ke tempat ini dengan namjja chingu atau yeojja chingu” kataku dengan berbinar binar.
“Ne , untuk itu aku mengajakmu kemari” Mukanya terlihat bangga.
“Memangnya kau namjja chinguku? Aku tidak merasa menjadi yeojja chingumu” kataku dengan rasa tidak bersalah. Hahaha~ Kyuhyun cemberut. Aku senang melihat wajahnya seperti anak kecil begitu. Neomu kyeopta^^
“Ani , Kyu. Aku kan hanya bercanda. Kau adalah namjja chingu yang sangat kucintai” Ucapku sambil mencubit pipinya.

ibyeori oneun geol algo isseodo geudae tteonalkka nan sumeul meomchwodo..

Kyuhyun mengambil ponsel dari saku celanannya lalu membuka flip ponselnya itu. Sepertinya hanya sebuah sms karena Kyuhyun hanya menatap ponsel birunya itu lalu memencet keypadnya. Aku kembali menatap air mancur yang terus memancarkan air dari jembatan ini. Rasanya hatiku terasa nyaman setelah melihat air mancur ini. Tapi tentu saja aku lebih nyaman ketika melihat senyuman Kyuhyun yang sangat manis itu.
“Ayo terus terus. Aish! Kenapa tertembak?” Aku melirik ke samping. Lalu melihat ponselnya. Jadi daritadi Kyuhyun bermain game? Aish! Aku sengaja melihat permainannya agar dia sadar kalau aku memperhatikannya. Tapi lama kelamaan aku merasa kalau game yang Kyuhyun mainkan ternyata seru. Kenapa dia tidak bilang kalau ada permainan seperti ini di ponselnya. Dengan cepat aku merebut ponselnya.
“Pinjam. Aku mau coba” kataku sambil masih terpaku pada permainan di ponsel Kyuhyun.
 “Tembak tembak! Ayolah jangan sampai kalah. Ah musuhnya sudah ada di depan. Kyu, aku harus memencet apa?” Kyuhyun mengambil ponselnya dari tanganku.
“Sini aku yang main” Aku merebutnya kembali.
“Andwae! Aku hanya ingin pinjam sebentar saja. Kau hanya tinggal mengatakan tombol mana yang harus kupencet. Ah tuh kan Kyu , jadi kalah. Kau sih tidak memberitauku” Aku cemberut.
“Aku ingin main lagi” Aku memilih menu ‘new game’ di ponselnya lalu bermain lagi. Bagaimana Kyu? Apa enak kalau pasanganmu lebih mementingkan game-nya? Aku tetap memainkan game itu. Dan Kyuhyun hanya memandang air mancur itu dan wajahnya terlihat bosan. Yeay! Aku berhasil membuatnya bosan sepertiku tadi. o^^o
“Min Young-ah , ayo kita pulang” Aku mengangguk tapi pandanganku tidak lepas dari ponselnya.
“Min Young-ah” panggil Kyuhyun lagi. Seketika terlintas ide aneh di dalam otakku. Kalau aku mengambil ponselnya malam ini , Kyuhyun tidak akan bisa bermain. Akan kubuat dia merasakan kebosanan yang tadi sempat kurasakan di toko games. Hahahaha *evil laugh
“Kyu , aku ingin meminjam ponselmu semalam saja. Ini sangat seru apakah boleh?” senyum tiga jari mengembang di bibirku.
“Kembalikan ponselku” Aku menyembunyikan ponsel Kyuhyun di belakangku.
“Kembalikan. Nanti appa marah padaku” memangnya aku ini bodoh apa? Kau ini sudah besar Kyu. Ingat umurmu itu #plak.
“Sshiro” Aku memeletkan lidah dan langsung berlari. Tentu saja dengan ponsel itu di tanganku.
“Min Young-ah!” panggil Kyuhyun. Aku masih tetap berlari dan tidak menghiraukannya. Hahaha :D

=THE END=

Mian kalo ga menarik, ff yang author bikin emang ga pernah rame n selalu gaje jadi harap dimaklum
thanKyu yang udah mau baca ff geje yang author buat dengan sepenuh hati, jiwa dan raga ini #apadeh

No comments:

Post a Comment