“rasanya .... asam,
uwekkk” aduh kok rasanya sangat asam sih. Inilah yang aku ga suka dari jeruk!
Setiap kali makan jeruk selalu dapat yang asam! Seperti ini nih, knp sih Kyu
ngasihnya yang asam gini. Kan
ga enak! Tunggu! Asam? Apa perasaannya sedang asam? Masam? Maksudnya? Jeruk
kalau asam berarti ga enak, berarti perasaannya lagi ga enak. Memang daritadi
mukanya aja sudah ga enak. Knp ya dia??
KRIIING
Ponselku bunyi
“yeoboseyo?”
“annyeong!!”
“nuguseyo?” nomor
ini tidak kukenal. Tapi dari suaranya aku tau ini bukan Kyuhyun
“Eunhyuk”
“ah~ waeyo?”
“malam ini ada
acara?”
“aniyo. Wae?” apa
dia mau mengajak kencan? PD sekali aku
“kamu mau tidak
pergi ke pesta temanku?”
“ah?! Memangnya
kenapa?” mengapa pergi ke pesta?
“pesta itu hanya
untuk berpasangan, jadi kalau tidak berpasangan tidak bisa masuk. Kamu mau?”
aku kaget, rasanya jantungku akan berhenti. Apa ini mimpi? Dia mengajakku untuk
menjadi pasangannya di pesta
“Eunna?”
“ah? Ne, aku mau”
“ne, nanti aku
jemput jam 6.30pm,
arraseo?”
aku menutup
teleponnya dan sepertinya sudah waktunya pulang. Aku pun membereskan bukuku dan
berjalan pulang dan seseorang menyamai langkahku lagi dan orang itu Kyuhyun
“ya! udah tau rasa
jeruk itu?”
“sudah”
“bagaimana?”
“manis sangat
manis!!”
“mwo? Manis?”
“ne manis, pasti
kamu lagi senang ya?” jawabku bohong
“manis? Itu kan asam rasanya, masa
yang kamu manis?” dia tau darimana sih kalau itu asam?
”kamu tau darimana jeruk itu asam?”
”kamu tau darimana jeruk itu asam?”
“tta!! Kena!”
“kenaa? Kena
apaan?”
“jeruk itu asam kan??”
“manis!!”
“bohong!”
“ne ne, asam
asam!!” aku tahu kalau aku berdebat dengan Kyuhyun tidak akan selesai selesai
“tuh kan benar!!”
“ne” aku
memalingkan wajahku
“jadi sekarang
kamu tau aku kenapa?” suaranya mulai serius. Aku tetap tidak menjawab hingga
dia memegang tanganku dan menatapku serius
“kamu asam?” aku
berusaha menebak sekonyol mungkin agar dia tidak memasang wajah serius begitu
“ani. Itu tidak
lucu. Kali ini aku akan mengantarmu pulang dan tak akan kubiarkan namja itu
menjemputmu lagi”
namja yang
dimaksud itu Eunhyuk? Apa apaan dia? Mencampuri urusan orang saja. Apa yang dia
mau? Terserah aku mau sama siapa juga! Tiba tiba sebuah mobil mendatangi kami
dan membuka jendelanya
“annyeong, Eunna,
ayo masuk”
“Eunhyuk??”
aku melangkahkan
kakiku masuk ke mobil Eunhyuk, tapi sebuah tangan mencengkram tanganku dengan
keras
“ani!! Dia pulang
bersamaku!” jawab Kyuhyun sinis
“Kyu!!”
Kyuhyun menarik
tanganku kasar dan aku berontak tapi tenaganya jauh lebih kuat dariku. Eunhyuk
pun menarik tanganku yang satunya.
“lepaskan!! Kau
tidak boleh kasar pada yeoja!” teriak Eunhyuk
“Dia milikku!!”
aku kaget
mendengar kata kata Kyuhyun, aku menatapnya bingung, matanya manatap tajam
Eunhyuk
“STOP!!! Aku bukan
barang perebutan!!” teriakku kesal, dengan kasar aku melepas genggaman tangan
mereka dan aku berjalan sendiri pulang. Kyuhyun dan Eunhyuk mengikutiku
“jangan ikuti
aku!!” bentakku membuat mereka berhenti di tempat, aku berlari sekencang
mungkin menuju tempat favoritku yaitu di atas bukit, di sana tempat yang paling damai yang sering aku
kunjungi jika ada masalah. Dan kakiku melangkah ke sana, aku melihat dari jauh ada seseorang
sedang duduk di bawah rindangnya pohon
“kamu kesini
juga?”
-TBC-
-TBC-
No comments:
Post a Comment