Tuesday, February 22, 2011

FF - Eternal Love [Part 2]


Author : Chae Yoon

Aigoo. Selalu saja begini. Eomma dan appa selalu duduk bersama. Sedangkan aku? Selalu saja sendiri -.- Sangat membosankan. Aku melirik jam tanganku. Kenapa lama sekali take off nyaa? Aku mengeluarkan i-pod dari tasku lalu memasang earphone ditelingaku. Aku tidak boleh menyalakan ponsel ketika di pesawat. Dan aku yakin menunggu tanpa hiburan itu sangat membosankan. Tiba tiba aku merasa ada yang menepuk pundaku. Aku membuka earphoneku lalu menatapnya.
“Bolehkan aku duduk di sini?” Dia menunjuk kursi yang ada tepat di sebelahku. Aku mengangguk lalu mengangkat tasku yang kusimpan di kursi itu. Dia duduk di sebelahku.
“Cho Kyuhyun imnida” ucapnya. Mwo? Imnida? Dia menggunakan bahasa Korea?
“Ah maksudku. . .” Sekarang dia menggunakan bahasa Jepang. Mungkin tadi dia lupa dan berbicara menggunakan bahasa Korea.
“Kim Min Young imnida” Aku memotong kata katanya lalu tersenyum. Wajahnya terlihat terkejut. Mungkin karena aku berbahasa Korea.
“Kau berbahasa Korea?” Aku mengangguk.
“Aku memang keturunan Korea” Dia mengangguk angguk mengerti.
“Kau ke Korea untuk berlibur?” tanyanya.
“Aniyo. Aku akan tinggal di sana untuk beberapa waktu. Kau?”
“Aku orang Korea. Beberapa waktu lalu aku memang ke Jepang untuk mengurus sesuatu. Tapi waktu kecil aku juga sempat tinggal di Jepang. Dan sekarang aku harus pulang karena ibuku sakit dan tidak ada yang mengurusnya karena appa sudah tiada” Dia tersenyum tipis. Aigoo. Aku jadi merasa bersalah menanyakan hal itu.
“Mianhae” Dia menggeleng sambil tersenyum.
“Bukan salahmu” Aku jadi teringat Oguri. Appa mereka sama sama sudah meninggal. Aku beruntung masih memiliki appa.
“Oh iya , mannaseo bangapseumnida. Kalau ingin meminta bantuan padaku , kau bisa menghubungi nomor ini” Kyuhyun menyerahkan sebuah kertas kecil. Kartu nama?
“Arraseo. Gomawo” Aku tersenyum padanya kemudian menaruh kertas itu di saku jaket putihku. Kyuhyun Kyuhyun Kyuhyun. Orangnya tampan juga. Aish! Kim Min Young. kau akan menemui namjja chingumu sebentar lagi masih memikirkan namjja lain? Ah lebih baik aku tidur saja.

**

Aku sudah sampai di Seoul dan sekarang sedang merapikan kamar baruku. Joh-a , sudah selesai. Ternyata barang barangku banyak juga. Sangat melelahkan ternyata merapikannya. Sekarang aku duduk di kasur sambil memegang ponselku di tangan kanan , dan kartu nama namjja itu di tangan kiri. Apakah aku memintanya menemaniku jalan jalan? Aish! Aku kan baru kenal dengannya. Mana mungkin aku pergi bersama namjja yang baru aku kenal. Tapi , sepertinya dia orang yang baik. Aku bosan diam di apartement ini. Baru saja setengah jam sampai , eomma dan appa sudah mengurus bisnis mereka. Aigoo. Ah aku tidak peduli. Yang penting aku bisa jalan jalan. Sekarang jari jariku sudah menekan tombol yang ada di ponselku.
“Yeoboseyo” jawab orang diseberang sana.
“Kyuhyun-ssi?” ucapku ragu ragu. Aku takut salah sambung.
“Ne , Nuguseyo?” Aku lupa kalau dia tidak mengetahui nomor ponselku.
“Min Young. hehe”
“Ah Min Young-ssi , Wae?”
“Apa kau sedang sibuk hari ini? Aku ingin memintamu menemanimu jalan jalan. Apa kau mau?” Aku berbicara pelan pelan karena aku takut dia tidak mau menemaniku.
“Jalan jalan? Okay. Jam 5 sore temui aku di Namsan tower. Arraseo?”
“Ne. Gomawo” Aku memutuskan sambungan teleponnya. Sekarang jam berapa? Aku melihat jam yang ada di ponselku. Mwo? Jam 4? Aku akan segera bersiap.

**

Aku menunggu Kyuhyun di Tower ini dari setengah jam yang lalu. Lama sekali dia -.-
Tapi aku tidak boleh menyalahkannya malah harus berterima kasih padanya masih untung dia masih mau menemaniku jalan jalan. 
“Min Young-sshi” Aku mencari arah suara itu. Ah ternyata Kyuhyun sedang berlari ke arahku. Sekarang dia sudah sampai di depanku dan sedang mengatur nafas.
“Kau sudah lama menunggu? Mianhae. Tadi aku ada urusan mendadak” Joh-a , karena dia akan menemaniku , aku maafkan. Aku mengangguk sambil tersenyum.
“Aku baru saja sampai” Dia memegang tanganku. Kenapa dia ini? Jantungku kenapa berdegup secepat ini? Aku menatap telapak tanganku yang tertutup dengan telapak tangannya.
“Wae? Ayo kita jalan jalan” ucapnya bersemangat seperti tidak ada apa pun yang terjadi.
“Ah n-ne” Aku sedikit gugup.
Kami menyusuri kota Seoul sore hari. Langitnya berwarna orange. Indah sekali. Dan , aku baru tau di Seoul juga ada bunga sakura. Kukira bunga itu hanya ada di Jepang. Aku berjalan di pinggir kota bersama Kyuhyun. Membeli ice cream , acssesoris , waaaah sangat menyenangkan. Ternyata namjja ini mudah akrab denganku. Dan kepribadiannya sangat menyenangkan. Oh iya , kami juga berfoto bersama. Gayanya sangat keren. Dia sudah seperti model yang biasa difoto. Haha. Yah bisa kusimpulkan bahwa Seoul adalah kota yang indah dan sangat menyenangkan. Apalagi ada Kyuhyun. Kyuhyun adalah teman pertamaku selama di Seoul. Ne , semoga dia tidak melupakanku jika suatu saat aku pulang ke Jepang. Ah tidak terasa , sudah malam. Langit juga sudah gelap. *anak kecil juga tau* Padahal aku masih ingin jalan jalan. Coba saja eomma tidak meneleponku dan menyuruhku pulang , aku pasti akan menculik Kyuhyun sampai pagi dan bermain sepuasnya. Tapi sayang , itu tidak mungkin. Kyuhyun mengantarku pulang sampai depan apartement.
“Kyuhyun-ah , gomawoyo” aku tersenyum padanya. Dia mengangguk.
“Ne” Kyuhyun mengacak rambutku.
“Aku pulang dulu” Aku mengangguk lalu melambaikan tangan. Kyuhyun semakin menjauh dan lama lama tidak terlihat lagi.  Kenapa tiba tiba rasanya perasaanku tidak rela ya ketika dia semakin jauh?

Aku senang memiliki teman seperti dia :)

No comments:

Post a Comment