Author: Kim Min Young
BRUKK..
“mianhae” seorang
namja menabrakku sehingga buah mengerikan itu tumpah semua
“gwaenchana, ini
salahku, aku jalan ga lihat lihat” memang seharusnya begitu, pikiranku sedang
menerawang. Namja itu membantuku memunguti buah itu. Dan memberikannya padaku,
ketika kepalanya menengadah ke atas, aku terpesona melihatnya, dia tampan. Ah~
beruntung aku membeli buah mengerikan ini, aku bisa melihat namja tampan. Apa
dia akan mengenalkan dirinya??
“Mianhae, Eunhyuk
imnida”
ah~ dia menjawab
seakan mengetahui pikiranku, jamkanman! Eunhyuk? Dia bilang Eunhyuk??
“mwo? Kamu
Eunhyuk?”
“ne, waeyo?”
“ah!! Choneun Jung
Eunna imnida!!” jawabku bersemangat
“Eunna? Ah! Eunna!
Aku tau!!”
“bangapseumnida”
aku tak menyangka
bakal ketemu orang ini. Aku kira, aku hanya berkhayal bisa bertemu namja
idamanku. Kami pun berkenalan dan berbicara seperti orang sudah lama kenal
×××
“pelajaran hari
ini selesai” ucap Leeteuk sonsaengnim
“hoamm, hah? Sudah
selesai?”
“ya! kamu kemana
aja!! Selama pelajaran ga merhatiin ya?” tanya seorang namja yg menoleh ke
mejaku, dari suaranya aku udah tau kalau itu Kyuhyun
“apa urusanmu??
Sudah ya aku pulang duluan” aku membereskan bukuku dan pergi meninggalkannya,
tapi dia menyamai langkahnya denganku. Aku tidak memedulikannya. Dia terus
mengoceh dan aku hanya berkata “hm” atau menganggukan kepala
“apa kau
mendengarkan perkataanku?” tanya Kyuhyun
aku menganggukan
kepalaku
“apa yang
kaulakukan di sini? Bukankah rumahmu melewati jalan yang berbeda dari jalan ke
rumahku?”
“mm, iya sih” dia
menggaruk kepalanya
“tp bolehkan aku
mengantarmu pulang?” lanjutnya lagi
sebenarnya boleh
aja sih kalau dia ga keberatan, tiba tiba sebuah mobil berhenti di depanku dan
Kyu. Mobil itu membuka kacanya. Aku menoleh ke bawah agar bisa melihat orang
itu dan orang itu ternyata Eunhyuk
“ah~ Eunna? Ayo
masuk!” Eunhyuk membukakan pintunya untukku
“ah? Wae?”
“akan kuantarkan
pulang ke rumah”
bagaimana dengan
Kyuhyun? Dia akan mengantarkanku pulang? Kalau aku meninggalkan dia, kasihan
juga dia. Sudah sejauh ini dia berjalan. Bagaimana kalau aku ajak di ikut mobil
Eunhyuk, ah~ ide bagus!
“Eunhyuk, kenalkan
ini Kyuhyun, teman sekolahku”
“Eunhyuk imnida,
bangapseumnida” sapa Eunhyuk ramah, tapi Kyuhyun menatap tajam Eunhyuk dengan
tatapan sinis
“Kyu!!” bisikku
padanya. Lagi lagi dia menatapku sinis
“eumm, Eunhyuk,
aku boleh mangajak temanku ini pulang bersama?”
“silahkan” ajak
Eunhyuk ramah.
“Kyu, kita pulang
bersama Eunhyuk saja, dia akan mengantarkanmu ke rumah” ajakku. Tapi Kyuhyun
malah pergi meninggalkanku, aku mengejarnya
“Kyu, kau ini
kenapa?”
dia menatapku
tajam berbeda dari biasanya dan meninggalkanku lagi. Tapi rumahnya akan sangat
jauh kalau begini. Lalu seseorang memegang bahuku
“sudahlah kalau
dia tidak mau ikut, kajja! Akan kuantarkan kau pulang” ajak Eunhyuk. Aku hanya
menatap punggungnya pergi dan mengangguk perlahan
×××
“nih!!” seseorang
menaruh jeruk di mejaku aku pun mengangkat kepalaku. Kyu? Bukannya dia tau aku
ga suka jeruk? Dasar aneh
“buat apa?”
“makan!”
“kamu taukan aku
ga suka jeruk?” dia hanya memalingkan wajahnya
“Ya!! aku
berbicara denganmu!” lanjutku, dia menatap mataku lagi dengan dalam, aku sempat
panik dengan tatapannya itu
“oya! Knp kemarin
ga mau ku ajak pulang?” tanyaku basa basi
“siapa sih namja
itu?”
“dia? Dia teman
chattingku dan tanpa disengaja kami bertemu” aku sempat malu mengatakannya dan
kuyakin wajahku memerah. Tapi Kyuhyun terlihat tidak suka. Ada apa dengan dia sih??
“tidak sengaja
bertemu?” ucapannya sedikit sinis
“ne, ada apa
denganmu sih?”
lagi lagi tatapan
itu, membuat ku sebal
“kamu mau tau?”
aku mengangguk pelan
“coba jeruk itu,
rasanya menunjukkan keadaanku” jawabnya singkat lalu meninggalkanku di kelas
“ya! jamkanman!
Aku ga suka jeruk!” tapi sepertinya sia sia aku meneriakkinya. Dia sudah
terlalu jauh pergi. Aku pun penasaran dengan keadaannya, dan apa maksudnya
dengan jeruk ini? Karena aku penasaran, aku pun mengupas jeruknya dan
melahapnya perlahan dengan perasaan jijik
“rasanya .....”
TBC . . .
tunggu part selanjutnya^^
No comments:
Post a Comment